Showing posts with label Sipil. Show all posts
Showing posts with label Sipil. Show all posts

Saturday, 16 April 2016

Cara membuat nuklir sederhana

Cara membuat nuklir sederhana

Kata Nuklir merupakan sesuatu yang menyeramkan serta dapat menimbulkan berbagai bencana dahsyat, bayangan ini nampaknya yang sering terbayang ketika menanggapi rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di berbagai negara dunia khususnya Indonesia. hal ini bisa jadi benar namun semua teknologi pasti mempunyai dampak yang baik maupun buruk tergantung bagaimana dan untuk apa penggunaan teknologi tersebut, senjata nuklir tentu sangat berbahaya karena dapat melenyapkan sebuah Negara atau bahkan planet bumi, namun sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir adalah sebuah hal yang sangat membantu untuk melayani energi listrik yang mendukung kegiatan manusia dalam berkarya. melihat dari hal tersebut marilah coba kita lihat sebuah cara membuat nuklir sederhana.   

Pada reaktor nuklir terjadi pembangkitan panas yang dihasilkan dari reaksi nuklir dengan bahan bakar uranium U-235 perbandinganya adalah 1 kg uranium pada reactor nuklir sama dengan 3000 ton batu bara pada pembangkit listrik tenaga batu bara. jadi apabila melihat dari perbandingan nuklir dengan batu bara ini maka dapat dilihat cara mana yang lebih baik karena pada pembangkit listrik tenaga uap dengan batu bara mungkin tidak terlalu banyak resiko dan membutuhkan teknologi canggih, namun penggunaan  batu bara sebenarnya merupakan sebuah pemborosan dan banyak menghasilkan polusi. jadi pada reaktor nuklir yang dimanfaatkan  adalah panas yang dihasilkan oleh reaksi nuklir tersebut. pembangkitan panas dapat terjadi dengan berbagai cara yang merupakan hasil uji coba pada aktifitas inti atom.   
prinsip nuklir
sumber gambar : Batan.go.id : Situs Badan Tenaga Nuklir Nasional Indonesia  


Prinsip kerja pembangkit listrik tenaga Nuklir ( PLTN ) 

Pada prinsipnya pembuatan listrik tenaga nuklir adalah pemanfaatan reaksi nuklir yang terjadi untuk memanaskan air dalam sebuah gentong sehingga menimbulkan uap, selanjutnya uap tersebut dialirkan melalui pipa-pipa untuk menggerakan turbin-turbin, nah.. turbin tersebut kemudian dihubungkan kepada generator – generator raksasa yang berfungsi untuk mengubah energi gerak mekanik menjadi energi listrik, karena pada dasarnya ada tiga hal yang dapat digunakan untuk membangkitkan energi listrik yaitu air, angin dan uap. sehingga yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara mendapatkan air, angin dan uap tersebut yang dalam teknologi nuklir ini uap dihasilkan oleh PLTN untuk menghasilkan listrik.   

Hal inilah yang menjadi alasan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan nuklir meskipun secara nyata belum membuatnya   karena kehadiran nuklir tersebut dapat digantikan oleh gunung berapi atau panas bumi untuk menghasilkan Uap sehingga dapat dihasilkan energi listrik, yang menjadi masalah adalah banyaknya tenaga ahli nuklir Indonesia yang bekerja di luar negeri atau belum mau atau siapnya sumber daya menusia untuk mengolah kekayaan negara tersebut sehingga banyak berdatangan bangsa asing untuk mengolahnya dengan alasan investasi, jadi silahkan belajar cara membuat nuklir sederhana sampai penemuan terbaru untuk kemajuan bangsa karena ini hanya gambaran umum saja dan penulis juga tidak tahu cara membuat nuklir, jadi bagi yang hendak berbagi silahkan ditambahkan dibawah 

Sumber: ilmusipil.com

Macam-macam kenang kenangan setelah lulus sekolah

Kenang kenangan setelah lulus sekolah

Apa saja kenang kenangan setelah lulus sekolah sehingga berhasil mengikuti wisuda baik itu TK, SMP,SMA, SMK, sampai bangku kuliah D3,S1,S2,S3? ingatan tentang pertemuan terakhir dengan teman-teman sekolah atau bermacam pernak pernik wisuda yang masih tersimpan rapi di almari, atau mungkin juga yang lainya. mari kita berbagi cerita disini, acara akhir sekaligus penutup rangkaian kegiatan kuliah ini merupakan suatu momen yang bagi sebagian orang merupakan hal spesial  karena banyak juga yang tidak punya kesempatan untuk merasakan diwisuda akibat berbagai sebab. entah itu mahalnya biaya pendidikan atau keterbatasan waktu sehingga tidak memungkinkan untuk bisa menjadi siswa serta mahasiswa.     


Macam-macam kenang kenangan setelah lulus sekolah 

1. Buku daftar almamater, dosen dan karyawan sekolah. buku ini diberikan oleh sekolah agar para wisudawan tetap mudah dalam mencari alamat rekan-rekanya sehingga tetap terjaga silaturahmi. 
2. Foto wisuda, bermacam pose bisa diabadikan dengan kamera misalnya berfoto bersama keluarga, teman-teman sekolah atau foto sendiri lengkap dengan baju wisuda. 
3. Video acara wisuda, beberapa sekolah bekerja sama dengan jasa video shotting untuk mengabadikan acara ini dalam bentuk film. 
4. Trophy atau patung wisuda, sebuah benda yang sangat bagus diletakan di almari atau meja, bisa terbuat dari pahatan kayu lengkap dengan logo kampus dan nama wisudawan. 
5. Apabila lokasi kampus berada diluar kota maka bermacam oleh-oleh khas daerah tersebut bisa menjadi bekal saat pulang ke kampung halaman. 
6. Baju wisuda lengkap dengan perlengkapanya, banyak juga yang masih menyimpanya sebagai kenang-kenangan. 
7. Gelar sarjana, kenangan tak berwujud ini seringkali dituliskan dibelakang nama dengan maksud untuk memberikan nilai tambah pada diri sehingga apa yang diharapkan bisa lebih mudah tercapai. 
8. Masih ingat isi janji sarjana? deretan kalimat ini merupakan kata-kata yang diucapkan sebagai janji setiap wisudawan agar bisa menjalankanya dengan baik setelah lulus kuliah.   

Apa lagi kenangan setelah wisuda sekolah lainya? masing-masing pribadi tentu punya pengalaman tersendiri dengan cara berbeda dalam menjalani dan mengabadikan acara ini, ada yang biasa-biasa saja namun ada yang menganggapnya sebagai sesuatu yang luar biasa mengingat betapa besar perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan sampai akhirnya bisa lulus kuliah, lalu apa kenangan teman-teman saat wisuda?

Sumber: ilmusipil.com

Kenapa kalian ambil jurusan Teknik Sipil?

Kenapa kalian ambil jurusan Teknik Sipil?

Kenapa kalian ambil jurusan Teknik Sipil? padahal banyak yang bilang kalau jurusan ini tergolong seram menakutkan, padahal disisi lain ada banyak kejuruan lain yang bisa dibilang lebih mudah. Contoh jurusan yang sedikit hitunganya yaitu sarjana hukum tapi harus banyak menghafal undang-undang yang justru menjadi hal menyebalkan bagi mahasiswa teknik. ya.. tentunya banyak kisah perjalanan hidup yang bisa menyebabkan menempuh jurusan teknik sipil, oleh karena itu mari kita berbagai cerita disini. sebagai permulaan kita tuliskan macam-macam sisi seram dan alasan yang seringkali menjadi penyebab kuliah pada jurusan ini.   


Sisi seram jurusan Teknik Sipil 

1. Banyak pelajaran hitung-hitunganya, padahal yang namanya jurusan matematika itu seringkali menjadi momok menakutkan bagi para siswa SD, SMP maupun SMA. 
2. Selain berhitung juga ada pelajaran gambar bangunan, jadi daya imajinasi juga harus kuat agar bisa membayangkan sebuah bangunan dalam bentuk gambar. 
3. Banyak kontraktor yang mengelola proyek skala nasional, jadi jika ingin terlibat didalamnya maka harus siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. 
4. Yang kuliah teknik sipil itu kebanyakan pria, jadi bagi wanita yang mengambil jurusan ini maka siap-siap saja menjadi selebriti di kampus  
memilih jurusan kuliah

Beberapa alasan mengambil jurusan Teknik sipil 

1. Maksud hati ingin menjadi pegawai negeri sipil jadi ikut kuliah teknik sipil, padahal keduanya mengandung kata sama tapi artinya sungguh jauh berbeda, jadi siap-siap saja salah jurusan, he.. he.. kecuali ingin bekerja di kontraktor BUMN, PNS di departemen pekerjaan umum PU, atau di beberapa kementrian bagian pengelolaan gedung. 
2. Menyelidiki seseorang yang telah sukses ternyata dulunya kuliah Teknik sipil, jadi ada kemauan untuk mengikuti jejaknya barangkali bisa ikut menuai kesuksesan. 
3. Demi gadis pujaan atau kebalikanya, barangkali mahar yang diminta adalah ijazah ST jadi mati-matian berjuang agar bisa meraih gelar tersebut. 
4. Ada juga yang secara tidak sengaja bekerja pada bidang bangunan, sehingga kuliah teknik sipil untuk memperdalam ilmu bangunan atau disekolahkan oleh perusahaan pada jurusan tersebut.   

Mungkin itulah macam-macam alasan yang bisa menjadi latar belakang terjun ke dunia teknik sipil, lalu apa alasan saudara/saudari? silahkan berbagi cerita disini! yah.. apapun alasanya, semoga menjadi jalan terbaik dalam menjalani kehidupan kedepan, yang terpenting adalah bagaimana menebar manfaat sebanyak mungkin dengan bekal ilmu yang sudah didapat sehingga bisa berguna bagi diri sendiri,keluarga,masyarakat, negara dan dunia secara keseluruhan. semoga lekas tercapai apa yang menjadi harapan.

Sumber: ilmusipil.com

Gelar ST adalah sarjana teknik

Gelar ST adalah sarjana teknik

Gelar ST adalah sarjana teknik di Indonesia pengganti insinyur yang sebelumnya telah banyak dikenal oleh masyarakat. apa saja keahlian yang dimiliki oleh sarjana ST? disini kita akan coba menguraikanya lebih dalam, dengan harapan dapat menjadi sedikit pencerahan bagi yang kebetulan belum mengetahuinya dan penasaran tentang gelar ini, bagi yang sudah tahu juga bisa menambahkan ilmunya disini supaya bisa lebih lengkap dan jelas tentang apa yang ingin kita uraikan, baiklah mari kita mulai. 

Bidang keahlikan yang memakai gelar ST 

  • Teknik sipil 
  • Teknik arsitektur 
  • Teknik mesin 
  • Teknik elektronika 
  • Teknik listrik 
  • Teknik industri 


Semua jurusan tersebut dikampus berdiri dalam satu kesatuan naungan fakultas teknik. 
sarjana teknik ST
Contoh pemakain gelar ST, dituliskan dibelakang nama yang telah menyelesaikan jenjang studi sarjana teknik dan berhak menyandang gelar tersebut.
 Ilmusipil ,S.T.  

Melihat dari macam-macam bidang keilmuan tersebut yang tentunya berbeda antara yang satu dengan lainya, namun semuanya memakai gelar ST. melihat kondisi ini nampaknya rawan terjadi kerancuan dan masih ada pertanyaan dari masyarakat ketika melihat nama seseorang bergelar ST, pertanyaanya adalah apa jurusan kuliahnya? apakah mesin atau teknik sipil. bisa jadi kita ingin minta tolong perencanaan struktur bangunan pada seseorang yang bergelar ST, namun setelah ditanya lebih jauh ternyata lulusan teknik mesin. kalau begini bisa repot jadinya lalu apa solusinya? entahlah, barangkali ada yang punya ide bagus atau suatu saat nanti akan ada perubahan nama gelar masing-masing jurusan teknik tersebut. misalnya teknik mesin bergelar Stm, teknik sipil bergelar Sts, Teknik listrik bergelar Stl, dan yang lainya.   

Setelah kuliah sarjana S1 teknik maka bisa melanjutkan ke jenjang pascasarjana dengan gelar MT yaitu magister teknik, begitulah kurang lebih penjelasan tentang gelar dunia teknik ini, apapun gelarnya yang penting adalah seberapa banyak ilmu yang telah digunakan sehingga dapat bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat umum, apalah artinya gelar berjejer panjang hanya untuk kegagahan atau gengsi saja padahal mau tidak mau suatu saat secara otomatis akan menyandang gelar almarhum 

Sumber: ilmusipil.com

Apakah kuliah teknik sipil itu sulit?

Apakah kuliah teknik sipil itu sulit?

Apakah kuliah teknik sipil itu sulit? jawabanya bisa iya bisa juga tidak, tergantung situasi dan kondisinya. Menurut saya pribadi mengganggap bahwa memang ambil kuliah jurusan teknik sipil itu ada pelajaran tertentu yang memang sulit bagi yang kesulitan, tapi banyak juga yang biasa-biasa saja. karena disitu kita juga belajar ilmu umum seperti agama, bahasa indonesia, pendidikan pancasila, dll. sedangkan sisi sulitnya bisa jadi terletak pada pelajaran berhitung yang memang membutuhkan konsentrasi dan ketelitian, ada juga menggambar teknik yang memerlukan imajinasi dan kesabaran, tapi sesulit apapun kalau kita sudah niat dan semangat insya Allah urusan menjadi mudah. 

Apalagi pelajaran dikampus itu rata-rata tidak lebih dari 10% yang terpakai didunia kerja atau usaha, sisanya kita perlu belajar dari pengalaman saat bekerja. ditambah lagi di dunia kerja itu cenderung fokus disatu bidang saja, misalnya drafter tugasnya menggambar, quantity surviyor tugasnya menghitung volume bangunan, site manager tugasnya memanajemen proyek, konsultan teknik sipil tugasnya merencanakan struktur bangunan, dan beragam profesi lainya. 

Belum lagi yang namanya teknologi bangunan itu terus berkembang, jadi besar kemungkinan yang diajarkan di bangku kuliah sudah ketinggalan jika diterapkan di dunia industri, misalnya di sekolah kita belajar kuda-kuda kayu, tapi dilapangan sekarang sudah banyak yang pakai baja ringan. jadi teknik sipil itu sifatnya terus belajar meskipun sudah lulus kuliah secara formal.   


kuliah teknik sipil sulit?
kuliah teknik sipil sulit? 

Mari kita simak pendapat dari rekan-rekan tentang sulit atau mudahnya ambil jurusan teknik sipil 

Anri = “Bismillah…., Banyak yang bilang teknik sipil itu sulit,,,, walaupun sulit kita harus berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikannya dengan belajar. Tidak ada keberhasilan tanpa ada usaha, Mudah-mudahan lolos teknik sipil,,, untuk belajar menyelesaikannya dengan baik,,,, amiin.” 

Citra Dika Sputra = “Serumit apa pun bila dengan niat pasti Mudah.” Amrun Nasution = “saya sangat bersyukur bisa lulus di prodi teknik sipil meskipun banyak yang bilang teknik sipil itu susah… tapi saya akan berusaha untuk sukses dengan teknik sipil….”

Blank07 = Teory dan praktek seimbang, Memang benar ilmu sipil terkadang sulit untuk dipahami, walaupun jelas sekali tujuan dan manfaatnya, jadi ilmunya perlu kita asah kembali, agar jadi mantap. 

Aldhijayaelfian = “Mudahan saya bertahan di teknik sipil karena orang banyak bilang teknik sipil itu susah tapi kalau dengan sunguh-sungguh insyaallah bisa asal ingat orang tua.” 

Sayful = wah… pengen masuk teknik sipil…. tapi aku paling gqk suka pelajaran hitung”…. tapi apa salahnya mencoba dan berusaha…….”   

Jadi intinya kuliah teknik sipil itu mudah bagi yang punya niat, kesempatan, kemauan belajar, dan semangat tinggi dalam menuntut ilmu, sebaliknya kuliah teknik sipil itu sulit jika kita hanya iseng-iseng di kampus dan malas belajar atau memang punya keterbatasan sehingga tidak mampu untuk menekuninya. Jadi pilihan tetap ditangan masing-masing, selamat belajar dan berjuang meraih cita-cita.

Sumber: ilmusipil.com

Penyebab Negara kekurangan insinyur atau sarjana teknik sipil

Penyebab Negara kekurangan insinyur atau sarjana teknik sipil

Kenapa Negara kekurangan insinyur teknik sipil? apakah Negara sedang kekurangan orang pintar atau banyak yang enggan untuk bekerja di dunia konstruksi? rasa-rasanya tidak, karena pada kenyataanya banyak kontraktor yang secara formal background pendidikanya bukan dari teknik sipil tapi bisa berkarya di dunia konstruksi dengan baik. hal ini menggambarkan bahwa tidak terlalu sulit untuk terjun di dunia konstruksi. Ya.. Kita tidak sedang membahas indonesia namun negara secara umum, entah itu jepang, Amerika, Cina, Malaysia, Rusia, India, atau yang lainya. o.k mari kita selidiki dan bahas bersama menganai penyebab Negara kekurangan insinyur atau sarjana teknik sipil!!kekurangan insinyur  



Penyebab Negara kekurangan insinyur atau sarjana teknik sipil 

Berikut beberapa kemungkinan yang mungkin menjadi penyebabnya (menurut pandangan saya), bisa jadi akan berbeda menurut pandangan saudara-saudari, jadi silahkan disampaikan dan dibahas lebih lanjut , sebagai permulaan, masalahnya yaitu 

1. Bekerja sebagai engineer di negara sendiri gajinya lebih kecil dari negara lain ( meskipun tidak semua negara), sehingga banyak insinyur yang kemudian memilih bekerja diluar negeri. 
2. Penghargaan terhadap orang-orang berilmu lebih rendah dibanding orang yang cerdas secara sosial, orang yang pintar omong meskipun isinya kosong lebih terpandang dibanding orang diam tapi berilmu dalam. 
3. Banyak orang-orang bukan ahli bangunan justru punya banyak kesempatan untuk mendapatkan proyek konstruksi karena suburnya sistem upeti untuk mendapatkan proyek pemerintah. 
4. Kondisi ini meyebabkan para sarjana teknik sipil justru memilih berprofesi diluar dunia konstruksi. Sistem Birokrasi yang tidak simple sehingga butuh banyak perizinan dan mengurusnya membutuhkan banyak biaya, waktu, tenaga, dll, sehingga banyak yang memilih mundur sebelum membuka pintu gerbang dunia konstruksi. 
5. Banyaknya kolusi untuk bisa bekerja sebagai pegawai negeri sipil atau perusahaan konstruksi, diutamakan yang masih satu almamater, ada hubungan kekeluargaan, bersedia memberi uang banyak, dan lain-lain. Kondisi ini membuat para ilmuwan yang jujur lebih memilih berprofesi dibidang lain.   


Demikian beberapa penyebab negara kekurangan insinyur atau sarjana teknik sipil, semoga kondisi ini tidak terjadi di indonesia sehingga seluruh insinyur di negeri ini bisa berkarya dengan baik dan banyak yang tertarik untuk ambil kuliah jurusan teknik sipil 

.Sumber: ilmusipil.com

Gelar sarjana S1 Teknik sipil


Gelar sarjana pascasarjana dan doktor teknik sipil


Gelar akademis diberikan apabila kita sudah menyelesaikan jenjang pendidikan dibangku kuliah, gelar tersebut juga sering disebut sebagai titel yang berasal dari bahasa Belanda dengan kata latin “titulus”. awalnya di Indonesia hanya ada tiga nama gelar sebelum tahun 1993 yaitu Insinyur (Ir.) Doktorandus (Dr.) dan Doktoranda (Dra.). namun setelah tahun 1993 terjadi peraturan pengelompokan nama gelar berdasarkan masing-masing jurusan, hal ini juga berlaku untuk gelar sarjana, pascasarjana, maupun doktor teknik sipil. Berikut macam-macam nama gelar teknik sipil yang berlaku untuk lulusan dari berbagai kampus di indonesia entah itu negeri maupun swasta, sedangkan untuk lulusan teknik sipil dari luar negeri akan berbeda lagi sistem penamaan gelarnya.   
gelar teknik sipil
gelar teknik sipil 

Gelar sarjana S1 Teknik sipil 


  • Sarjana Teknik = S.T. 
  • Ditulis dibelakang nama, contoh penulisan title = Ilmu Sipil S.T. 


Gelar Pascasarjana S2 Teknik sipil Magister 


  • Teknik = M.T. 
  • Ditulis dibelakang nama sesudah gelar sarjana, contoh penulisan title = Ilmu Sipil S.T M.T 



Gelar Doktor S3 Teknik sipil 


  • Doktor = Dr. 
  • Ditulis sebelum nama, contoh penulisan title = Dr. Ilmu Sipil S.T. M.T. 


Gelar Insinyur Teknik sipil 


  • Gelar Insiyur atau Ir. adalah gelar sarjana teknik sebelum tahun 1993, setelah itu berubah menjadi sarjana teknik S.T. sekarang ini gelar insinyur bukan lagi sebagai title akademis, tapi sudah berubah sebagai gelar profesi, untuk mendapatkanya bisa melalui uji kompetisi atau sertifikasi oleh organisasi Persatuan Insinyur Indonesia (PII).   


Begitulah macam-macam gelar atau title pada jurusan teknik sipil yang boleh dipakai apabila kita sudah lulus kuliah di indonesia, yaitu S.T. untuk lulusan sarjana S1 , M.T. untuk lulusan pascasarjana S2 atau Dr. untuk lulusan S3 doktor teknik sipil. sedangkan insinyur Ir. merupakan gelar profesional apabila sudah lulus sertifikasi dari organisasi PII (Persatuan Insinyur Indonesia). Apapun gelarnya, hendaknya kita bisa menggunakanya dengan baik, agar bisa menjadi manusia yang lebih banyak berkarya, lebih bermanfaat dan lebih berguna. karena sehebat apapun gelarnya, title yang terakhir tetaplah Almarhum alias Alm yang dituliskan dibelakang nama. 

Sumber: Ilmusipil.com

Wednesday, 30 March 2016

Menghitung Kebutuhan Semen dan Pasir pada Pasangan Bata

Menghitung Kebutuhan Semen dan Pasir pada Pasangan Bata

Pada kesempatan yang baik ini saya akan membahas khusus untuk menghitung volume atau kebutuhan semen dan pasir pada pekerjaan pasangan batu bata dengan tebal 1/2 bata. Ingat ini belum termasuk pekerjaan plesteran. Untuk pekerjaan plesteran bisa membaca artikel ini:
Pasangan bata. Sumber: image.google.com

Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 3 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 14,37 kg. Pasir (PP) 0,04 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat dihitung dengan rumus.
Luas dinding = 10x3 = 30 m2
Volume PC    = 14,37 x 30 = 431,1 kg = 431,1/40 = 11 sak semen
Volume PP    = 0,04 x 30 =  1,2 m3 = 1 bak mobil pickup

Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 4 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 11,5 kg. Pasir (PP) 0,043 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat dihitung dengan rumus.

Luas dinding = 10x3 = 30 m2
Volume PC (semen)    = 11,5 x 30 = 345 kg = 345/40 = 9 sak semen
Volume PP (pasir)    = 0,043 x 30 =  1,29 m3 = 1 bak mobil pickup

Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 5 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 9,68 kg. Pasir (PP) 0,045 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat dihitung dengan rumus.
Luas dinding = 10x3 = 30 m2
Volume PC    = 9,68 x 30 = 290,4 kg = 290,4/40 = 8 sak semen
Volume PP    = 0,045 x 30 =  1,35 m3 = 1 bak mobil pickup

Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 6 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 8,32 kg. Pasir (PP) 0,049 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat dihitung dengan rumus.
Luas dinding = 10x3 = 30 m2
Volume PC    = 8,32 x 30 = 249,6 kg = 249,6/40 = 7 sak semen
Volume PP    = 0,049 x 30 =  1,47 m3 = 1 bak mobil pickup

Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 8 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 6,5 kg. Pasir (PP) 0,05 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat dihitung dengan rumus.
Luas dinding = 10x3 = 30 m2
Volume PC    = 6,5 x 30 = 195 kg = 195/40 = 5 sak semen
Volume PP    = 0,05 x 30 =  1,5 m3 = 1 bak mobil pickup

Setelah menghitung jumlah kebutuhan maka selanjutnya adalah menganalisa biaya pekerjaan dengan menggunakan update harga terbaru material bata. Sekarang tinggal giliran anda menentukan berapa campuran yang akan dipakai untuk spesi dinding anda. kalau saya biasanya menggunakan campuran 1:4 atau 1:5. selain kokoh juga tidak terlalu mahal. hhe.